Songsong Hari Jadi Kabupaten Madiun Ke 455, Dalang Cilik Beraksi di Desa Kebonsari

Dalam acara "Pagelaran Wayang Kulit", Dalang cilik Danendra Kidung Sindhutama, yang akbra disapa Sindhu menerima penghargaan.
Dalang cilik Danendra Kidung Sindhutama, foto bersama kedua orang tuanya.

Madiun, Panjinusantara.com – Dalam rangka menyongsong hari jadi Kabupaten Madiun ke 455, Desa Kebonsari mengadakan acara “Pagelaran Wayang Kulit” dengan menampilkan aksi dalang cilik Danendra Kidung Sindhutama, yang bakal meramaikan acara. Kegiatan itu bertempat di lapangan SDN 1 Kebonsari, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Sabtu malam (15/07/2023).

Meski usianya saat ini baru 11 tahun, Sindhu yang kini duduk dibangku kelas 5 SD telah meraih beragam penghargaan. Dalam kurun waktu setahun, pada tahun 2022 lalu, empat penghargaan berhasil disabet oleh putra dari pasutri Sunarya dan Uun Febri Andari.

Bacaan Lainnya

Ke empat penghargaan tersebut antara lain Juara 5 besar Festival Dalang Cilik tingkat Nasional, Juara 5 besar Festival Dalang Cilik tingkat Provinsi, Juara 1 Tetembangan PSP tingkat Kabupaten dan Dalang Bocah Berprestasi dalam acara Pekan Wayang Jawa Timur.

Sunaryo, selaku ketua panitia Pagelaran Wayang Kulit di Kebonsari yang sekaligus ayah dari dalang cilik Sindhu, menceritakan awal mula munculnya bakat dalang pada anaknya tersebut.

“Dulu waktu masih TK, Sindhu sering diajak nonton wayang. Saat di rumah, sering bermain wayang-wayangan pakai kardus bekas,” kata Naryo.

Secara silsilah, lanjut Naryo, darah seni memang mengalir pada Sindhu si dalang cilik. Kakek dari ayah maupun ibunya Sindhu, memang memiliki latar belakang Seniman. Untuk memoles dan menggembleng Sindhu, Naryo mendatangkan penaskah top dari Solo, Jawa Tengah.

“Memang Sindhu ini ada turunan Seniman, baik dari keluarga saya maupun ibunya. Kalau menggemblengnya, saya minta tolong ke teman, penaskah top dari Solo. Menurut saya sih mas, diajari orang lain pasti lebih efektif ketimbang diajari orang tua,” imbuhnya.

Dalam pagelaran itu, selain menampilkan Sindhu si dalang cilik, juga disajikan performe dari dalang senior Ki H. Gunarto Gunotalijendro, SH. MM. Kedua dalang tersebut akan tampil bergantian dengan lakon yang berbeda. Sindhu menampilkan lakon Anoman duto, sementara Gunarto membawakan lakon petruk ratu.

Di tempat yang sama, Abit selaku ketua karang taruna Kebonsari Rumah Kreatif (KRK) mengatakan, pagelaran wayang dalang cilik di Kebonsari ini merupakan yang pertama. Wacana yang telah diagendakan untuk events ini, sudah direncanakan sejak 3 bulan lalu.

“Wacana agenda, kira-kira ya sejak 3 bulan yang lalu. Kemudian persiapan, action penggalangan anggaran swadaya dari beberapa sponsor, dikebut selama satu bulan,” terangnya.

Tak hanya pagelaran wayang saja yang disajikan, dalam event tersebut juga digelar pameran keris, pameran UMKM, basar UMKM, bursa batu akik dan penampilan seni tari.@Gus

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *