Surabaya – Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai, Askolani, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Bea Cukai Tanjung Perak pada Senin (24/03). Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka sidak kesiapan pelayanan jelang Idulfitri 1446 Hijriah.
Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Perak, Dwijanto Wahjudi, yang turut mendampingi kunjungan Direktur Jenderal, menyatakan bahwa inspeksi ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pelayanan menjelang Idulfitri.
“Pada momen menjelang Idulfitri ini, baru saja Pak Dirjen beserta jajaran melakukan sidak ke Bea Cukai Tanjung Perak, untuk menjamin pelayanan dan memastikan kesiapan petugas jelang lebaran.” ungkapnya.
Dirjen Bea dan Cukai, Askolani, secara langsung melihat kondisi tingkat kepadatan penumpukan kontainer di Pelabuhan Internasional Tanjung Perak melalui pemantauan langsung di Control Room Bung Tomo pada PT Terminal Petikemas Surabaya.
Dalam sidak ini, Dirjen Bea dan Cukai, Askolani, didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur I, Untung Basuki, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur II, Agus Sudarmadi, Direktur Utama PT Terminal Petikemas Surabaya, Wahyu Widodo, Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, dan seluruh Kepala Kantor di wilayah Bea Cukai Jawa Timur I.
“Titik yang dipantau Pak Dirjen, meliputi tingkat okupansi yard atau YOR yang mana disini, masih aman di angka 45-an persen, serta penggunaan pemindai kontainer untuk mempercepat pelayanan impor dan ekspor.” tambah Dwijanto, dalam keterangannya.
Control Room Bung Tomo di PT Terminal Petikemas Surabaya, merupakan ruangan kontrol atas hasil pemindaian kontainer impor dan ekspor, yang mampu memindai isi kontainer dalam hitungan detik menggunakan metode pemindaian berjalan.
Sistem ini memungkinkan Bea Cukai melakukan pemindaian pada kontainer tanpa perlu menghentikan kendaraan pengangkut peti kemas.
“Pada intinya, meski lebaran, perekonomian dalam negeri harus tetap bergerak, dan kami di Bea Cukai Tanjung Perak, siap bertugas untuk memastikan kelancaran arus barang dari perdagangan internasional.” pungkas Dwijanto mengakhiri.(Har)
Ikuti Saluran Media Panjinusantara di aplikasi WhatsApp, Instagram, Channel Youtube ( Silahkan klik tulisan nama aplikasi )






