Pengadilan Tinggi Surabaya Gelar Upacara Peringati Hari Lahir Pancasila ke-80, “Memperkokoh Ideologi Pancasila menuju Indonesia Raya”

Pengadilan Tinggi Surabaya Gelar Upacara Peringati Hari Lahir Pancasila ke-80, “Memperkokoh Ideologi Pancasila menuju Indonesia Raya"
Foto: Pengadilan Tinggi Surabaya menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila ke-80 di Lapangan Pengadilan Tinggi Jawa Timur, Senin pagi (2/6/2025).

Surabaya – Pengadilan Tinggi Surabaya menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila ke-80, yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2025. Upacara digelar di Lapangan Pengadilan Tinggi Jawa Timur, Senin pagi (2/6/2025).

Pelaksanaan upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran Hakim Tinggi, pejabat fungsional dan struktural, serta karyawan dan karyawati Pengadilan Tinggi Jawa Timur.

Bacaan Lainnya

Pengadilan Tinggi Surabaya Gelar Upacara Peringati Hari Lahir Pancasila ke-80, “Memperkokoh Ideologi Pancasila menuju Indonesia Raya"

Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya, H. Charis Mardiyanto, SH., MH., bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia menegaskan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, tidak hanya sebagai dokumen historis semata.

“Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif. Ia adalah jiwa bangsa dan bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur,” tegas Charis Mardiyanto.

Baca Juga: Berkas Dinyatakan P21, Tidak Ada Uang Ganti Rugi Dari Terlapor Oknum Pegawai Pelni

Revitalisasi Nilai Pancasila Hadapi Tantangan Global

Dalam pidatonya, Charis juga menyampaikan,
bahwa dalam menghadapi tantangan global seperti ekstremisme, intoleransi, dan disinformasi digital, revitalisasi nilai-nilai Pancasila menjadi semakin mendesak dan penghormatan terhadap keberagaman bangsa menjadi semangat yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.

“Dalam semangat Asta Cita, kita semua dipanggil untuk melakukan Revitalisasi nilai nilai Pancasila dalam segala dimensi kehidupan, mulai dari pendidikan, birokrasi, ekonomi hingga ruang ruang digital,” ujarnya.

Seusai upacara Ketua Pengadilan Tinggi H. Charis Mardiyanto, SH., MH., menegaskan bahwa keberagaman suku, bahasa, dan budaya di Indonesia harus terus dihormati dan dijaga. Pancasila menjadi fondasi pemersatu bangsa yang wajib diwariskan kepada generasi muda.

“Nilai-nilai Pancasila sangat penting bagi generasi muda karena menjadi dasar dan pedoman dalam membangun bangsa Indonesia yang lebih baik, berbagai suku dan bahasa dan budaya, maka kita bersatu,” tambahnya.(Har)

Ikuti Saluran Media Panjinusantara di aplikasi WhatsApp, Instagram, Facebook, Channel Youtube  (Silahkan klik tulisan nama aplikasi)

Pos terkait