Bupati Nganjuk Hadiri Penyaluran Bantuan ATENSI Kemensos untuk Siswa Disabilitas di SLB Dharma Bakti Patianrowo

Nganjuk — Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui UPT Sentra Terpadu Kartini Temanggung menyalurkan bantuan Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada siswa penyandang disabilitas di SLB Dharma Bakti, Desa Ngrombot, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (12/3/2026).

Bupati Nganjuk Hadiri Penyaluran Bantuan ATENSI Kemensos untuk Siswa Disabilitas di SLB Dharma Bakti Patianrowo

Bacaan Lainnya

Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dihadiri oleh Bupati Nganjuk Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.H., M.B.A., jajaran dari Dinas Sosial Temanggung, UPT Sentra Terpadu Kartini Temanggung, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nganjuk Haris Jatmiko, S.Sos., M.Si., dan jajarannya, serta Camat Patianrowo Widi Cahyono, S.STP., M.Si. bersama unsur Kordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Patianrowo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Polres Nganjuk, Kapolsek Patianrowo, Kepala Desa Ngrombot Ponco Yudo W, ketua komite sekolah, serta para wali murid.

Bupati Nganjuk Hadiri Penyaluran Bantuan ATENSI Kemensos untuk Siswa Disabilitas di SLB Dharma Bakti Patianrowo

Bantuan Alat Bantu Dengar hingga Sarana Terapi

Dalam program ATENSI, para siswa menerima berbagai bantuan yang mendukung proses belajar dan rehabilitasi sosial.

Bantuan yang disalurkan antara lain berupa Alat Bantu Dengar (ABD) bagi siswa tunarungu, paket kebutuhan bahan pokok, perlengkapan tempat tidur, kipas angin, perlengkapan alat mandi, alat tulis dan perlengkapan sekolah, serta sarana penunjang terapi guna mendukung proses pembelajaran bagi siswa dengan berkebutuhan khusus lainnya.

Bantuan tersebut juga ditujukan bagi anak dengan hambatan perkembangan, seperti autisme dan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) atau biasa disebut Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH).

Program ATENSI merupakan salah satu program prioritas Kementerian Sosial dalam memberikan layanan rehabilitasi sosial bagi kelompok rentan, khususnya anak penyandang disabilitas yang sedang menempuh pendidikan di Sekolah Luar Biasa (SLB).

Melalui program ini, pemerintah berharap para siswa memperoleh dukungan yang memadai untuk meningkatkan kemampuan belajar, komunikasi, serta kemandirian mereka.

Dukungan Pemerintah untuk Pendidikan Inklusif

Kepala SLB Dharma Bakti Patianrowo, Nunik Ismaniasita, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat maupun pemerintah daerah terhadap perkembangan pendidikan bagi anak-anak penyandang disabilitas.

“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi siswa kami, khususnya bagi anak-anak yang memiliki hambatan pendengaran maupun kebutuhan terapi lainnya. Dengan adanya alat bantu dan sarana pendukung ini, diharapkan mereka dapat lebih muda mengikuti proses pembelajaran,” ujarnya.

Selain penyerahan bantuan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi dan pendampingan bagi orang tua siswa mengenai pentingnya rehabilitasi sosial, terapi berkelanjutan, serta dukungan keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak penyandang disabilitas.

Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, serta masyarakat dapat terus diperkuat dalam mewujudkan pelayanan sosial yang inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas.

(A. Erny)

Ikuti Saluran Media Panjinusantara di aplikasi WhatsApp, Instagram, Facebook, Channel Youtube (Silahkan klik tulisan nama aplikasi)

Pos terkait