MADIUN – Pemerintah kembali menggelontorkan program bantuan sosial (Bansos) kepada masyarakat. Sebanyak 514 warga Desa Bolo, Kecamatan Kare, Kabupaten madiun, terdaftar sebagai keluarga penerima manfaat (KPM) Bansos program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) berupa beras dan minyak goreng dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI).

Penyaluran bantuan dipusatkan di pendopo kantor desa setempat, Jumat (10-04-2026). Para keluarga penerima manfaat (KPM) tampak tertib mengantre untuk mendapatkan beras premium seberat 20 kilogram dan empat bungkus minyak goreng, masing-masing berisi 2 liter.
Kepala Desa Bolo, Jaka Mianto, S.Hut, menjelaskan bahwa para penerima bansos merupakan warga yang terdata dalam kategori penerima bantuan sosial.
“Penerima bantuan ini terdiri dari penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), pelaku UMKM, buruh tani, hingga warga kurang mampu yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos RI,” ujarnya.
Ia menambahkan, bantuan tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan pemerintah yang disalurkan melalui Pemerintah Desa Bolo.
“Bansos ini sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, terutama beras,” kata Kades Jaka mianto, S.Hut. saat ditemui pada jumat pagi dikantornya.
Pemdes bolo juga menjelaskan, bahwa syarat untuk mengambil bansos ini, para KPM cukup membawa kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) sebagai syarat administrasi.
Jaka Mianto juga mengimbau agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara bijak untuk kebutuhan rumah tangga, terutama dalam menjaga ketahanan pangan keluarga.
“Bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat, khususnya warga kurang mampu,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu warga penerima bantuan, Soimah, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan tersebut. Menurutnya, bantuan beras 20 kilogram dan empat bungkus minyak goreng ini bisa menopang kebutuhan keseharianya.
“Saya berterima kasih banget mas, bantuan beras dan minyak goreng yang saya terima ini sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari keluarga,” ungkapnya.
Ia menyebut, harga beras saat ini berkisar antara Rp14 ribu hingga Rp16 ribu per kilogram, sehingga bantuan tersebut sangat meringankan pengeluaran rumah tangga.
Ikuti Saluran Media Panjinusantara di aplikasi WhatsApp, Instagram, Facebook, Channel Youtube (Silahkan klik tulisan nama aplikasi)






