Surabaya — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya menggelar rotasi pimpinan sekaligus pelepasan pegawai yang memasuki masa purna bakti. Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Utama tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo. Jum’at (21/8/26)
Rotasi jabatan ini menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus menjaga kesinambungan kinerja dan kualitas layanan pemasyarakatan kepada masyarakat. Pergantian sejumlah pejabat manajerial diharapkan mampu memperkuat efektivitas tata kelola serta mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan di Rutan Kelas I Surabaya.
Baca Juga : Lulusan Terbaik Fakultas Teknik UWKS Program Studi Informatika
Pergantian pejabat tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Nomor M.IP-338.SA.03.03 Tahun 2026. Dalam keputusan tersebut, tiga posisi strategis di lingkungan Rutan Kelas I Surabaya mengalami pergantian kepemimpinan.
Jabatan Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan kini dijabat Andra Naftali Gustaf Vano, menggantikan Hengki Giantoro. Selanjutnya, jabatan Kepala Sub Seksi Bantuan Hukum dan Penyuluhan Tahanan beralih dari Rizali Nor Hidayatullah kepada Bayu Prasetyo Abdillah.
Sementara itu, jabatan Kepala Sub Seksi Bimbingan Kegiatan diserahterimakan dari Rahmatullah kepada Imam Haidar Pratama. Pergantian tersebut diharapkan dapat menghadirkan energi baru dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing bidang.
Selain serah terima jabatan, kegiatan juga diwarnai dengan pelepasan dua petugas pemasyarakatan yang memasuki masa pensiun. Momen tersebut menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas di lingkungan pemasyarakatan.
Baca Juga : Semarak HUT ke-81 RI, Pemdes Blimbing Gelar Sholawat dan Dakwah Bersama KH Ma’ruf Islamuddin
Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, memimpin rangkaian kegiatan sebagai bagian dari komitmen menjaga kesinambungan organisasi. Penyegaran jajaran pimpinan diharapkan tidak hanya berdampak pada internal kelembagaan, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan yang diterima masyarakat dan warga binaan.
Melalui kepemimpinan baru, Rutan Kelas I Surabaya berfokus pada penguatan keamanan dan ketertiban, peningkatan kelancaran layanan bantuan hukum, serta pengembangan program pembinaan keterampilan bagi warga binaan.
Dengan demikian, rotasi pimpinan tidak sekadar menjadi pergantian personel, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola pemasyarakatan yang efektif, memberikan kepastian hukum, serta menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan berkelanjutan. (Nda/Tim)
Ikuti Saluran Media Panjinusantara di aplikasi WhatsApp, Instagram, Facebook, Channel Youtube ( Silahkan klik tulisan nama aplikasi )






