Mojokerto – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi satu korban tanah longsor yang terjadi di Jalur Pacet-Cangar, Mojokerto, Kamis (3/4/2025) sore.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam mobil yang tertimbun material longsor.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Yo’ie Afrida Soesetyo Djati, mengonfirmasi bahwa korban yang berhasil dievakuasi adalah Masjid Zatmo Setio (31), warga Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.
“Identitas korban sesuai dengan KTP yang ditemukan di lokasi,” kata Yo’ie, saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (3/4/2025) malam.
Baca Juga : Diduga Polres Blitar Lemot Dalam Penanganan Perkara UU ITE, Bupati Blitar Terpilih Terancam 10 Tahun Penjara
Dua Kendaraan Tertimbun Longsor
Bencana longsor yang terjadi sekitar pukul 11.27 WIB ini mengakibatkan dua kendaraan roda empat tertimbun, yaitu sebuah mobil Toyota Innova dan sebuah mobil pikap Grand Max.
Saat ditemukan, posisi Innova dalam kondisi terbalik dengan roda di atas, serta tertimbun dua batu besar di bagian kabinnya.
“Posisi pengemudi ditemukan meninggal dunia dalam mobil yang terbalik dan tertimbun material longsor,” ujar Koordinator Basarnas Unit Malang Raya, Yoni Fariza.
Sementara itu, posisi mobil Grand Max dan penumpangnya sudah terdeteksi, namun evakuasi belum dapat dilakukan akibat kondisi tanah yang masih labil serta hujan yang terus mengguyur lokasi.
Jalur Pacet-Cangar Terputus
Tanah longsor yang terjadi di Jalan Raya Sumber Brantas, Kecamatan Pacet, ini menyebabkan jalur penghubung antara Kabupaten Mojokerto dan Kota Batu terputus.
Baca Juga : Hari Ketiga Kunjungan Idul Fitri, Rutan Kelas IIB Gresik Berikan Pelayanan Optimal bagi Warga Binaan
Hingga Kamis sore, upaya pencarian dan evakuasi terus dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Mojokerto, BPBD Kota Batu, Basarnas Unit Malang Raya, serta personel TNI dan Polri.
Tim SAR gabungan akan melanjutkan proses evakuasi pada Jumat (4/4/2025) pagi, termasuk upaya pengangkatan dua batu besar yang menimpa mobil Innova. Sementara itu, jumlah pasti korban longsor masih dalam pendataan.
“Kami masih berusaha memetakan jumlah korban, karena menurut informasi, sekitar pukul 12.00 WIB lalu lintas di jalur ini cukup ramai,” tambah Yoni.
Penanganan dan Langkah Lanjutan
BPBD Kabupaten Mojokerto, mengimbau masyarakat agar menghindari jalur Pacet-Cangar untuk sementara waktu hingga kondisi aman dan jalur dapat dibuka kembali. Tim SAR juga menyiapkan alat tambahan untuk membantu proses evakuasi korban lainnya.
Bencana longsor ini menjadi peringatan akan pentingnya kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana alam, terutama di jalur-jalur rawan longsor seperti Pacet-Cangar.**
Ikuti Saluran Media Panjinusantara di aplikasi WhatsApp, Instagram, Channel Youtube ( Silahkan klik tulisan nama aplikasi )






