Surabaya – Surabaya bersiap kembali menjadi tuan rumah dalam ajang ‘SURABAYA ISOPLUS MARATHON’ yang merupakan bagian dari rangkaian ISOPLUS RUN Series 2025 pada Oktober mendatang.
Mengusung semangat “UNLOCK YOUR GREATNESS”, acara ini tidak sekedar kompetisi lari, Tetapi juga menjadi perayaan gaya hidup sehat, edukasi, dan inklusivitas yang dirancang untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Walikota Surabaya, Eri Cahyadi menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Surabaya sebagai tuan rumah bagi ajang lari yang dinantikan oleh para pelari di Indonesia.
“Hari ini, Kota Surabaya merasa bangga karena dapat dikenal di kancah internasional dan nasional melalui event lari ini. Terlebih lagi, acara ini tidak hanya ditujukan bagi pelari profesional, tetapi juga bagi anak-anak,” ujar Eri Cahyadi dalam konferensi pers di Lobi Balai Kota, Selasa (22/4/25).
Ia optimis acara ISOPLUS MARATHON ini akan menarik partisipasi pelari, tidak hanya dari Surabaya dan Indonesia, tetapi juga dari mancanegara. Oleh karena itu, melalui event ini akan semakin mendukung upaya Pemkot Surabaya untuk meningkatkan daya tarik wisatawan khususnya sport pariwisata.
“Surabaya sudah mulai bergerak ke arah sport pariwisata, karena kota ini memiliki karakter dan kelebihan. Sekarang kita bisa lihat, acara lari di Surabaya bisa diadakan beberapa kali dalam setahun, bahkan tiga sampai empat kali. Tapi acara ini yang paling luar biasa dan ditunggu para pelari,” ungkapnya.
Eri menyebut bahwa melalui acara ini, Kota Surabaya bisa dikenal di tingkat nasional dan internasional, termasuk meningkatkan potensi ekonomi yang dimilikinya.
“Melalui Iso Plus Run ini, saya berharap semakin banyak orang mengenal Surabaya, bukan hanya sebagai kota jasa, tetapi juga sebagai kota dengan potensi sport pariwisata dan wisata medis,” tuturnya.
Ia juga menegaskan, Pemkot Surabaya memberikan dukungan penuh acara Surabaya ISOPLUS MARATHON 2025 melalui berbagai kerjasama, seperti promosi diberbagai titik dan tempat-tempat strategis.
Melalui acara ini, harap Eri, potensi perputaran ekonomi yang dihasilkan akan menggerakkan sektor perhotelan, pusat dunia, UMKM hingga toko oleh-oleh khas Kota Surabaya. Pihaknya juga akan mengadakan event sale di seluruh mal Surabaya pada bulan Oktober mendatang, sehingga para pelari tidak hanya berlari tetapi juga bisa menikmati penawaran menarik di Surabaya.
“Dengan target 8.000 peserta pada acara ini, pergerakan ekonomi Surabaya akan naik signifikan. Hotel akan terisi, peserta akan berbelanja di mal-mal dan kemungkinan mereka tidak datang sendiri, tapi bersama keluarga. Kegiatan-kegiatan seperti ini adalah salah satu upaya kami untuk mengenalkan, menghidupkan, dan memajukan perekonomian,” tandasnya.
Ditempat yang sama, Direktur PT Wings Surya, Rebecca Tanoyo menyampaikan bahwa rute lari nanti akan melewati ikon-ikon Kota Surabaya, seperti Bambu Runcing, Tugu Pahlawan, Kebun Binatang Surabaya (KBS) hingga kawasan Kota Lama.
“Jadi, ikon-ikon Surabaya akan terekam dalam ISOPLUS Series 2025. Kami juga ingin membiasakan gaya hidup sehat bagi warga Surabaya, terutama sejak usia dini,” kata Rebecca.
Dia menambahkan, ISOPLUS MARATHON 2025 yang digelar pada 19 Oktober 2025 akan dihadirkan dengan skala yang lebih besar dengan menawarkan pengalaman lari yang lengkap. Berbagai kategori tersedia mulai dari 5K, 10K, Half Marathon 21K, Kids Dash, hingga Full Marathon 42K.
“Kami juga menyediakan program latihan terstruktur yang disusun oleh para ahli, sebagai panduan untuk para pelari mempertahankan gaya hidup sehat hingga mencapai penyelesaian dengan keadaan prima,” tutupnya. (Red/Bin)
Ikuti Saluran Media Panjinusantara di aplikasi WhatsApp, Instagram, Facebook, Channel Youtube (Silahkan klik tulisan nama aplikasi)






