Surabaya – Aksi perampasan ponsel kembali terjadi di Kota Surabaya. Kali ini, tiga remaja asal Banyu Urip Kidul, Kelurahan Banyu Urip, Kecamatan Sawahan, menjadi korban perampasan tiga unit handphone oleh dua orang tak dikenal pada Minggu, 24 Agustus 2025 sekira jam 14.00 Wib.
Korban diketahui bernama Fahrul Rozy dan kawan – kawannya. Mereka menjadi sasaran perampasan saat tengah mengendarai sepeda motor di Jalan Banyu Urip Kidul No 112 Surabaya sekitar pukul 13.00 WIB.
Tidak terima dengan peristiwa itu, Sabairi, kakek korban, langsung melapor ke Polsek Sawahan Polrestabes Surabaya dengan membawa dua dusbox ponsel sebagai barang bukti.
Baca Juga: Meriah! Desa Kalimati Sidoarjo Gelar Karnaval dan Jalan Sehat Puncak HUT RI ke-80
Laporan diterima resmi dengan Nomor STTLP/P/372/VIII/2025/SPKT.Unit Reskrim Polsek Sawahan Polrestabes Surabaya, Polda Jatim pada Minggu tanggal 24 Agustus 2025, sekira jam 14.00 Wib.yang sama pukul 14.00 WIB.
Kronologi Perampasan
Menurut keterangan Sabairi, kejadian bermula ketika cucunya Fahrul Rozy bersama kawan – kawannya sedang mengendarai sepeda motor.
Tiba – tiba diberhentikan oleh dua pria tak dikenal. Para pelaku menuduh ketiga remaja itu telah melakukan pembacokan terhadap adik pelaku.
“Kemudian ketiga ponsel tersebut diminta paksa serta korban dibawa oleh terlapor dan diturunkan ditengah jalan. Selanjutnya terlapor kabur dengan membawa ketiga ponsel, ” tuturnya Sabairi, Kakek nya Fahrul Rozi, Minggu (24/8/2025).
Baca Juga: Warga Petemon 4 Surabaya Gelar Gebyar Seni dan Semarak Kemerdekaan RI ke-80
Adapun tiga ponsel yang dirampas yakni Vivo Y100 warna ungu, Tecno Spark Go warna Startrail Black, dan Infinix warna biru.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp. 6.000.000 (enam juta rupiah).
Polisi Lakukan Penyelidikan
Kasus ini kini dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Sawahan. Kakek korban berharap agar polisi segera menangkap para pelaku yang telah merugikan cucunya.
“Harapan saya, pelaku segera ditangkap dan diproses hukum. Jangan sampai kejadian serupa menimpa anak-anak lainnya,” pungkas Sabairi.(Man)
Ikuti Saluran Media Panjinusantara di aplikasi WhatsApp, Instagram, Tiktok, Facebook, Channel Youtube (Silahkan klik tulisan nama aplikasi)






