Halal Bihalal LSJ Surabaya Jadi Ajang Evaluasi, Pengurus Soroti Soliditas dan Komunikasi Anggota

Halal Bihalal LSJ Surabaya Jadi Ajang Evaluasi, Pengurus Soroti Soliditas dan Komunikasi Anggota
Foto: Ormas Laskar Suramadu Jawara (LSJ) menggelar acara halal bihalal di kediaman Ketua Umum LSJ Jalan Banyuurip Kidul Gang 1, Surabaya, Minggu (19/4/2026).

SURABAYA – Kegiatan halal bihalal Ormas Laskar Suramadu Jawara (LSJ) di Jalan Banyuurip Kidul Gang 1, Surabaya, Minggu (19/4/2026), tak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri, tetapi juga dimanfaatkan sebagai forum evaluasi internal.

Dalam pertemuan yang dihadiri pengurus dan anggota tersebut, sejumlah persoalan terkait komunikasi dan partisipasi anggota menjadi perhatian serius organisasi.

Bacaan Lainnya

Suasana hangat penuh kekeluargaan mewarnai jalannya kegiatan yang digelar di kediaman Ketua Umum LSJ. Namun di balik nuansa temu kangen tersebut, forum juga dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen organisasi serta menyampaikan evaluasi program kerja ke depan.

Sekretaris Jenderal LSJ, Dicky, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan kekompakan antar anggota. Ia mengapresiasi kehadiran para anggota, sekaligus mengingatkan bahwa soliditas menjadi fondasi utama organisasi.

Momentum halal bihalal ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan dan menyatukan visi kita ke depan,” ujarnya.

Sorotan lebih tegas disampaikan Ketua Pelaksana Harian LSJ, Abah Dowan. Ia mengakui bahwa komunikasi internal organisasi masih perlu diperkuat, terutama dalam hal respons terhadap undangan kegiatan, tingkat kehadiran, serta koordinasi antaranggota yang dinilai belum optimal

Kami berharap ke depan setiap undangan kegiatan bisa direspons dengan baik, sehingga kami bisa memastikan kehadiran rekan-rekan semua. Organisasi ini tidak bisa berjalan sendiri, butuh keterlibatan semua pihak,” tegasnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan adanya tantangan dalam menjaga konsistensi partisipasi anggota, yang dinilai berpengaruh terhadap jalannya program organisasi.

Abah Dowan juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin atas segala kekurangan selama menjalankan tugas organisasi, serta mengajak seluruh anggota untuk kembali mempererat hubungan dan meningkatkan kinerja bersama.

Sambutan berikutnya datang dari Ketua Umum LSJ, Sugeng. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa LSJ memiliki karakter dan warna tersendiri sebagai organisasi kemasyarakatan.

Ia mengingatkan agar anggota tidak terpengaruh oleh perbandingan dengan organisasi lain, melainkan fokus pada jati diri dan kekuatan internal.

Kita punya corak sendiri, punya jalur sendiri. Tidak perlu membandingkan dengan yang lain. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik,” ungkapnya.

Sugeng juga menegaskan bahwa setiap anggota memiliki peran penting dalam organisasi. Ia mengingatkan bahwa LSJ tidak bisa digerakkan oleh satu atau dua orang saja, melainkan harus melibatkan seluruh elemen yang ada.

Kalau ingin organisasi ini maju, semua harus bergerak. Kita bangun komitmen bersama dan rasa memiliki yang kuat,” tambahnya.

Sebagai penutup, Penasehat LSJ, Abah Jatim, memberikan pesan agar seluruh anggota terus menjaga persatuan, memperkuat komunikasi, dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan dalam organisasi.

Abah Jatim juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap program-program yang telah berjalan, agar ke depan LSJ dapat semakin solid dan profesional dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat.

Acara halal bihalal ini berlangsung dengan penuh keakraban, diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah antar anggota. Diharapkan melalui kegiatan ini, LSJ semakin solid, kompak, dan mampu menjalankan berbagai program kerja secara maksimal demi kepentingan bersama.(Man)

Ikuti Saluran Media Panjinusantara di aplikasi WhatsApp, Instagram, Facebook, Channel Youtube.(Silahkan klik tulisan nama aplikasi)

Pos terkait