SURABAYA – Jalan Benteng, Surabaya, berubah menjadi lautan manusia. Ribuan jamaah dari berbagai penjuru tumpah ruah menghadiri Majelis Dzikir WA Maulidur Rasul SAW, Kamis malam Jumat (17/9/2026) bertepatan 5 Rabiul Tsani 1448 H.
Sejak ba’da Maghrib, arus jamaah terus mengalir. Jalanan padat, namun suasana tetap khidmat dan penuh kekhusyukan. Majelis akbar yang digelar terbuka untuk umum ini memang dinanti umat.
Pantauan di lokasi, lantunan ayat suci Al-Qur’an, dzikir, dan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW menggema bersahutan. Gema tersebut menjadi magnet spiritual yang menyatukan jamaah dari berbagai kalangan usia dan latar belakang.
Tak hanya melantunkan puji-pujian kepada Rasulullah SAW, majelis ini juga menjadi momentum peringatan haul tiga ulama besar.
Doa, tahlil dan dzikir difokuskan untuk haul Sulthonil Auliya’ As Syaikh Abdul Qodir Al Jailani RA, Sayyidina As Syaikh Muhammad Utsman Al Ishaqy RA, dan Asy Syaikhoh Nyai Siti Qomariyah RA.
Khidmatnya acara terlihat saat ribuan jamaah serentak mengaminkan doa untuk para auliya. Banyak jamaah tampak menunduk haru memohon keberkahan dan syafaat Rasulullah SAW.
Panitia pelaksana mengaku bersyukur melihat antusiasme yang luar biasa.
“Alhamdulillah acara berjalan lancar dan tertib. Antusiasme jamaah luar biasa, ini bukti kecintaan umat kepada Rasulullah dan para auliya,” ujar salah satu panitia di lokasi.
Menurut panitia, persiapan pengamanan dan ketertiban dilakukan maksimal mengingat jumlah massa yang hadir di ruang terbuka. Hasilnya, acara berlangsung kondusif tanpa gangguan.
Majelis akbar tersebut akhirnya ditutup dengan doa bersama. Doa dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, kedamaian umat, serta keberkahan khusus bagi Kota Surabaya agar dijauhkan dari segala bala dan musibah.
Acara bubar dengan tertib, jamaah meninggalkan lokasi dengan wajah penuh ketenangan.
(Man)
Ikuti Saluran Media Panjinusantara di aplikasi WhatsApp, Instagram, Tiktok, Facebook, Channel Youtube ( Silahkan klik tulisan nama aplikasi )






