Peduli Korban Banjir, Perhutani KPH Saradan Bersama IIK Berikan Bantuan 120 Paket Sembako di Dusun Kaliklampok

Peduli Korban Banjir, Perhutani KPH Saradan Bersama IIK Berikan Bantuan 120 Paket Sembako di Dusun Kaliklampok
Perhutani KPH Saradan bersama IIK memberikan bantuan 120 paket sembako kepada para korban banjir di Dusun Kaliklampok, Desa Bobol, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro Senin (07/11)

Panjinusantara.com Bojonegoro || Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Saradan bersama Ikatan Isteri Karyawan (IIK) Perhutani Cabang Saradan memberikan bantuan 120 paket sembako kepada para korban banjir di Dusun Kaliklampok, Desa Bobol, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Senin, (07/11).

Bantuan diserahkan Administratur KPH Saradan melalui Asisten Perhutani (Asper) Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kaliklampok Erjefri bersama sejumlah anggota IIK Perhutani Cabang Saradan.

Bacaan Lainnya

Administratur Perhutani KPH Saradan melalui Erjefri Asper BKPH Kaliklampok mengatakan, ”Hujan deras dengan intensitas tinggi menyebabkan terjadinya banjir di Desa Bobol. Tidak ada korban jiwa dalam banjir tersebut imbas hujan deras itu menyebabkan luapan air setinggi 1,5 meter mampu menghanyutkan 1 jembatan, 1 rumah roboh, 3 rumah rusak berat dan beberapa rumah rusak ringan,” ujar Erjefri.

”Pasca banjir Management Perhutani Saradan bersama IIK Perhutani menyerahkan 120 paket sembako yang terdiri beras, minyak, mie instan dan susu kepada para korban banjir yang diterima Kepala Desa Bobol Saimo, harapannya bantuan sembako ini bermanfaat bagi korban banjir, dan masyarakat desa hutan agar lebih berperan aktif untuk menjaga kelestarian,” kata Erjefri menambahkan.

Secara terpisah Kepala Desa Bobol Saimo mengatakan, ”Kami atas nama Kepala Desa Bobol mengucapkan banyak terima kasih kepada Perhutani yang telah peduli memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak banjir. Semoga bantuan ini berkah dan mampu menyadarkan warga Bobol untuk tidak merusak hutan dan bisa bersinergi bersama Perhutani dalam membangun hutan agar lestari dan kita terhindar dari bencana banjir,” kata Saimo.@Roh

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *