Polres Pelabuhan Tanjung Perak Panen 330 Kg Jagung Manis Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Panen 330 Kg Jagung Manis Dukung Ketahanan Pangan Nasional

SURABAYA – Polres Pelabuhan Tanjung Perak kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Nasional Ketahanan Pangan dengan menggelar panen jagung manis untuk kedelapan kalinya.

Kegiatan ini berlangsung di lahan ketahanan pangan milik Pemerintah Kota Surabaya yang berlokasi di Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya, pada Rabu (14/5/2025).

Bacaan Lainnya

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Panen 330 Kg Jagung Manis Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Panen raya yang dilaksanakan di lahan seluas 0,2 hektar tersebut menghasilkan 330 kilogram jagung manis. Seluruh hasil panen dilaporkan langsung habis terjual kepada warga sekitar.

Kegiatan panen diawali dengan apel pagi yang dipimpin oleh Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus Andriastanto, diikuti Kanit Intelkam Iptu Dwi Raharjo, Kanit Reskrim Ipda Viradix, Kanit Lantas Ipda Heri, dan Kanit Binmas Ipda Tonny Ariesandy serta jajaran anggota Polsek Kenjeran.

Baca Juga: Satlantas Polres Bangkalan Apresiasi Pengendara Tertib, Bagikan Kunci Ganda Gratis di Razia Ranmor

Turut hadir pula Kelompok Tani Nandur Makmur Kelurahan Tambak Wedi, serta tokoh masyarakat setempat.

Kompol Yuyus, secara simbolis memimpin proses panen di lahan yang terletak di sebelah barat gudang poktan atau kelompok tani.

Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan Polres Pelabuhan Tanjung Perak terhadap program ketahanan pangan yang sejalan dengan Asta Cita Presiden RI.

“Dari lahan seluas satu hektar tersebut, telah menghasilkan total 6.560 kg jagung, baik jenis jagung manis maupun jagung hibrida, selama periode November 2024 hingga Mei 2025,” ujar Kompol Yuyus.

Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan bahwa sistem tanam bibit jagung di lahan tersebut dilakukan secara bergantian.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gagalkan Aksi Tawuran Remaja di Kemayoran, Amankan 10 Pemuda dan 8 Sajam

“Tujuannya adalah untuk memudahkan para petani dalam mendistribusikan dan menjual hasil panen kepada konsumen,” jelasnya.

Kompol Yuyus menambahkan, panen kali ini merupakan panen awal untuk jenis jagung manis, dan percepatan panen ini dilakukan karena sebagian tanaman jagung yang telah siap panen diserang oleh hama tigus

Untuk mengatasi serangan hama, pihak kelompok tani telah berkoordinasi dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian setempat.

“Untuk mengatasi serangan hama tikus, para petani dan penggerak ketahanan pangan Polsek Kenjeran telah berkoordinasi dengan PPL Pertanian setempat,” tutupnya. (Man)

Ikuti Saluran Media Panjinusantara di aplikasi WhatsAppInstagramFacebookTiktokTwitter, Channel Youtube (Silahkan klik tulisan nama aplikasi)

Pos terkait