SURABAYA – Si jago merah melahap dua rumah warga di kawasan Jalan Tambak Osowilangun Gang 10, Kelurahan Tambak Osowilangun, Kecamatan Benowo, Surabaya, Jumat (8/8/2025) sekitar pukul 12.24 WIB. Peristiwa ini diduga dipicu oleh aktivitas memasak yang ditinggal pemilik rumah.
Kebakaran menghanguskan atap rumah milik Suyanto berukuran sekitar 5 x 8 meter persegi. Sementara rumah M. Basri yang berada di sebelahnya ikut terdampak pada bagian atap. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut.
Warga setempat yang melihat kobaran api segera melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya.
Satu unit dari Pos Tambak Osowilangun tiba di lokasi pukul 12.29 WIB, disusul dua unit tempur dari Rayon 5 Margomulyo serta dua unit tambahan jenis walang kekek.
Baca Juga: Pelayanan Ramah dan Humanis, SAMSAT Bangkalan Tuai Apresiasi Wajib Pajak
Kendala Akses Gang Sempit
Proses pemadaman sempat mengalami hambatan karena lokasi kebakaran berada di gang sempit, sehingga mobil pemadam tidak bisa masuk langsung. Jarak antara jalan raya dengan lokasi kejadian diperkirakan sekitar satu kilometer.
Meski demikian, dengan bantuan warga, petugas berhasil menjinakkan api yang sudah membesar dan merambat ke rumah M. Basri.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.44 WIB, dilanjutkan proses pembasahan hingga situasi dinyatakan aman pada pukul 13.43 WIB.
Kabid Pemadaman DPKP Kota Surabaya, Wasis Sutikno, menjelaskan bahwa lokasi kebakaran berada di gang sempit sehingga mobil pemadam tidak dapat masuk. Kondisi ini menjadi tantangan utama bagi petugas dalam proses pemadaman.
Baca Juga: Terdakwa Isabella Angellia Yohanes, Jadi Pesakitan Gegara Embat Rp 225 juta
Ia menambahkan, jarak antara posisi unit pemadam di jalan raya dengan lokasi kebakaran mencapai sekitar satu kilometer.
“Pemadaman sempat dibantu oleh warga. Rumah bapak Suyanto yang terbakar atapnya saja, sedangkan rumah pak Basri hanya terdampak,” ujarnya, Jumat (8/8).
Wasis menjelaskan, luas area yang terbakar mencapai sekitar 5 x 8 meter persegi pada bagian atap rumah. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Dugaan sementara, api berasal dari aktivitas memasak yang ditinggalkan oleh penghuni rumah.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah aktivitas memasak yang ditinggal penghuni,” tegasnya.
Dalam peristiwa ini petugas DPKP Kota Surabaya mengerahkan sebanyak lima unit armada untuk memadamkan api.(Alz)
Ikuti Saluran Media Panjinusantara di aplikasi WhatsApp, Instagram, Facebook, Channel Youtube (Silahkan klik tulisan nama aplikasi)






