SURABAYA — Maraknya aksi balap liar yang kerap meresahkan warga dan membahayakan keselamatan pengguna jalan di sejumlah ruas Kota Surabaya mendorong Polrestabes Surabaya mengambil langkah preventif.
Polrestabes Surabaya resmi menggelar ajang King of Drag Bike Kapolrestabes Surabaya Cup 2026 sebagai wadah legal bagi para pecinta otomotif (kecepatan), sekaligus upaya menekan praktik kebut-kebutan ilegal di jalan umum.
Ajang balap motor lintasan lurus tersebut akan digelar pada 7 Februari 2026 di Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, dan terbuka untuk umum. Bahkan, masyarakat dapat menyaksikan secara gratis, tanpa dipungut biaya.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfiie Setiawan, S.I.K., M.H., M.Si., mengatakan bahwa kompetisi ini dirancang sebagai solusi konkret untuk mengalihkan hobi balap yang selama ini kerap dilakukan di jalan raya ke lintasan resmi yang aman dan terukur.
Baca Juga: Humas PN Surabaya: Ketentuan KUHAP Baru Tidak Diperbolehkan Demo Gunakan Sound Horeg
“King of Drag Bike ini merupakan lomba balap motor lintasan lurus, biasanya 201 meter, yang mempertandingkan berbagai kelas motor, baik 2-tak maupun 4-tak, untuk menentukan pembalap tercepat. Tujuannya jelas, menekan balap liar di jalan umum,” ujar Lutfiie kepada awak media, Selasa (3/2/2026).
Menurutnya, pendekatan terhadap anak muda penggemar otomotif tidak cukup hanya dilakukan melalui penindakan hukum. Diperlukan ruang penyaluran minat dan bakat agar potensi tersebut tidak berubah menjadi ancaman keselamatan lalu lintas.
“Minat anak muda di dunia otomotif cukup besar. Kalau hanya ditekan dengan razia dan penindakan, justru bisa memicu pelanggaran lain. Maka kami sediakan wadah positif dan resmi,” tegasnya.
Lutfiie menjelaskan, kejuaraan ini akan menggunakan regulasi resmi Ikatan Motor Indonesia (IMI). Setiap peserta diwajibkan memiliki Kartu Izin Start (KIS), dengan penilaian mengedepankan performa mesin, teknik start, serta mental pembalap.
Baca Juga: Aduan Dugaan Kekerasan Anak Libatkan Oknum Patroli Raspati, Bidpropam Polda Jatim Turun Tangan
Adapun kategori lomba dibagi dalam sejumlah kelas umum, di antaranya kelas campuran 250 cc 2-tak, bebek 125 cc 4-tak, hingga sport 150 cc 2-tak. Ajang ini juga terbuka bagi komunitas balap motor dan pembalap pemula (rookie).
“Event ini menjadi solusi bagi pecinta otomotif untuk berprestasi secara aman, tanpa membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” imbuh Kapolrestabes.
Tak hanya sebagai ajang kompetisi, King of Drag Bike Kapolrestabes Surabaya Cup 2026 juga menjadi bagian dari strategi preventif kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada malam hingga dini hari yang kerap diwarnai aksi balap liar.
Menutup keterangannya, Kombes Pol Lutfiie Setiawan mengajak masyarakat Surabaya dan sekitarnya untuk datang dan memeriahkan acara tersebut.
“Kami mengundang seluruh masyarakat untuk hadir dan menyaksikan secara gratis. Bagi pembalap yang ingin mendaftar, dapat langsung ke Sekretariat King of Drag Bike di Gedung Patriatama Satlantas Polrestabes Surabaya, Jalan Ikan Kerapu Nomor 1, Kelurahan Perak Barat, Kecamatan Krembangan,” pungkasnya.(Man)
Ikuti Saluran Media Panjinusantara di aplikasi WhatsApp, Instagram, Facebook, Channel Youtube (Silahkan klik tulisan nama aplikasi)






