Caleg PDI Perjuangan Door To Door, Mbah Jo Menyapa dan Menampung Aspirasi Rakyat Mojokerto

Mojokerto, Panjinusantara.com – Panggilanya akrabnya Mbah Jo alias DWIDJO KRETARTI, SE. MM Caleg PDI Perjuangan yang menjabat banyak organisasi kemasyarakatan hingga organisasi Pers mengenal akan sepak terjangnya dalam membantu kepentingan masyarakat.

Siapa yang tak kenal dengan sosok ini, mulai komunitas wartawan, sosial masyarakat hingga pemerintahan di Kabupaten Mojokerto bahkan se Jawa Timur.

Bacaan Lainnya

Saat ini, Mbah Jo akan lebih fokus dalam kepentingan masyarakat dalam hal kesejahteraan Sosial dan kemiskinan yang akan diperjuangkan dari peran legislatif, sebab tokoh ini berniat melangkah menuju ke kursi dewan yang merupakan ujung perjuangan membela rakyat di Kabupaten Mojokerto.

Mbah Jo bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) menjadi Calon legislatif 

atau Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto dari PDI Perjuangan Dapil 3 meliputi Kecamatan Sooko, Trowulan dan Puri.

Inilah langkah Mbah Jo dalam melakukan sosialisasi serentak dengan cara door to door dari rumah kerumah, guna mendapat aspirasi dalam memahami kondisi masyarakat terutama wilayah daerah pemilihannya.

Kesempatan itu itu dimanfaatkan oleh DWIDJO KRETARTI, SE. MM yang biasa disebut Mbah Jo, untuk bertatap muka bersama para pendukungnya guna memancarkan gerak politik yang bermuara dari kekuatan rakyat, sehingga rakyat harus berdaya dimata Mbah Jo.

Saat ditanya oleh awak media ini, dia mengatakan “Saya sejak awal, setelah tercatat masuk pada Daftar Calon Tetap (DCT) langsung turun kelapangan untuk door to door ke masyarakat bersosialisasi menyampaikannya arti dan pentingnya Pemilu dan yang penting jangan sampai Golput.” Ucapnya. Sabtu (30/12/2023).

Lebih lanjut, Mbah menambahkan “Kali ini saya turun langsung dengan cara door to door kepada emak-emak untuk menjelaskan tata cara mencoblos untuk Calon Presiden Pasangan nomor 3 Ganjar-Mahfud, dan pastinya saya juga mempromosikan diri saya sendiri untuk mencoblos nomor urut 9 dari PDI Perjuangan.’ Terangnya.

Masih Mbah Jo bercerita “Saya hari ini ketiban amukan dari tiga orang emak-emak, karena saat saya akan melakukan sosialisasi dirumahnya, mereka langsung memarahi saya. Jenengan lak teng mriki sampun ngomong arto nggih, kulo mboten purun jenengan racuni keluarga kulo, sebab arto dari calon DPR niku haram, tur mangke didamel blonjo terus dimaem sak keluargo dados penyakit.” Tutur Mbah Jo menceritakan.

Giat selanjutnya dilakukan Mbah Jo di Perumahan Griya Japan Raya Sooko, dan melihat cara penyampaiannya kepada masyarakat tampaknya tidak canggung, walaupun baru kali  pertama mencalonkan sebagai anggota DPRD, karena dia sudah berpengalaman berhadapan dengan banyak orang dari berbagai kalangan.

Perlu diketahui, DWIDJO KRETARTI, SE. MM adalah pensiunan Pegawai Negeri di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, disamping itu, dia banyak berorganisasi seperti di FKPPI, AMMOR, PEMUDA PANCASILA, GMBI, LIRA, JOMAN, Pendiri Persatuan Sepakbola Mojokerto Putra (PSMP dan PSSI) dan SOLMET.

Dibidang Hukum seperti LPHM. PANDAWA dan Yayasan Perlindungan Konsumen, Perempuan dan Anak serta LBH. PRN.

Dibidang Jurnalis, membawahi Media Buser Bhayangkara 74, Media Jejak Jurnalis.id, Berita Global News.co, ketua AWDI Mojokerto Raya dan Ketua DPD. WAKOMINDO Jawa Timur. MOI Kabupaten Mojokerto. Sedangkan bidang usaha, seperti UD. Mustika, Event Organizer DK Mustika.

Diakhir sosialisasi itu, Mbah Jo berpesan  “Pilihlah Caleg.yang potensial dan benar-benar menampung aspirasi rakyat, jangan Golput dan jangan lupa coblos nomor 9 PDI Perjuangan dan Capres Ganjar-Mahfud nomor 3. (Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *