MADIUN – Pemerintah Desa (Pemdes) Bibrik, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu pilar pembangunan daerah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan benih padi unggul oleh Kepala Desa Bibrik, Hengky Rahmawadi, kepada para petani di Desa Bibrik, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Desa Bibrik, Hengky Rahmawadi, kepada para petani di Kantor Desa Bibrik, Kamis (18/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para kelompok tani, serta masyarakat setempat.
Dalam program tersebut, sebanyak 45 petani menerima bantuan benih padi unggul untuk musim tanam kedua. Setiap penerima memperoleh sekitar 5 kilogram benih padi dengan varietas Inpari 32 dan Mikongga, yang dikenal memiliki potensi hasil panen yang baik serta adaptif terhadap berbagai kondisi lahan.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Bibrik, Hengky Rahmawadi, mengatakan bahwa penyaluran benih unggul merupakan bentuk perhatian pemerintah desa dalam mendukung para petani agar mampu meningkatkan hasil produksi pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Bantuan benih padi unggul ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, serta memberikan manfaat ekonomi bagi para petani di Desa Bibrik,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa penerima bantuan diprioritaskan bagi petani yang memiliki atau menggarap lahan sawah dengan luasan relatif kecil, sehingga bantuan tersebut benar-benar tepat sasaran dan mampu membantu meringankan kebutuhan biaya produksi pertanian.
Menurut Hengky, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian daerah. Oleh karena itu, pemerintah desa terus berupaya menghadirkan berbagai program yang dapat meningkatkan produktivitas lahan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah.
Mengakhiri sambutannya, Hengky mengajak seluruh petani untuk terus mengikuti perkembangan teknologi pertanian modern. Menurutnya, penggunaan benih unggul, mekanisasi pertanian, pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta penerapan pola tanam yang efektif dan efisien merupakan langkah penting dalam meningkatkan hasil produksi.
“Dengan memanfaatkan teknologi pertanian modern, kami berharap produktivitas lahan pertanian di Desa Bibrik terus meningkat, kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi, dan ketahanan pangan di Kabupaten Madiun semakin kuat,” pungkasnya.
Melalui program bantuan benih padi unggul tersebut, Pemerintah Desa Bibrik berharap para petani semakin termotivasi meningkatkan produktivitas pertanian sehingga sektor pertanian tetap menjadi penopang utama perekonomian masyarakat sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.(Gus)
Ikuti Saluran Media Panjinusantara di aplikasi WhatsApp, Instagram, Facebook, Channel Youtube ( Silahkan klik tulisan nama aplikasi )






