Tergiur Janji Bisa Masuk TNI … Uang 250 Juta Raib … Sutrisno Warga Macan Mati Porong  Dilaporkan  Polresta Sidoarjo

SIDOARJO, – Berharap anaknya bisa masuk Calon Tamtama ( Catam ) TNI malah ditelantarkan oleh Sutrisno Cs, uang sebesar 250 Juta Raib jadi Bancakan.

Aripin bersama Advokad Pinkan Excellolita.FM. SH dan Rekan melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Sidoarjo Dengan nomor. STTP/903/VIII/2026/SPKT/Polresta Sidoarjo/Polda Jawa Timur dengan dijerat pasal penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Bacaan Lainnya

Didampingi awak media ,Abdul Munif pimpinan media Oline Locusdelictinews.com dan juga ketua Divisi Humas Indonesia Control Social. ( ISC )
Berharap kasus ini jadi perhatian serius penegak hukum karena sangat merusak nama institusi dan juga mencederai nasib anak bangsa .

Merasa tak kunjung usai dan tidak ada titik temu Aripin ayah korban mengadu ke kantor bantuan hukum advokad Pinkan Excellolita FM.SH dan Rekan di jalan Raya Jolotundo  kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto .

Kronologi. berawal dari informasi teman ibu korban ,sebut saja S istri (Nurhadi), menawarkan ke pada keluarga korban bahwa punya kenalan yang bisa memasukan menjadi anggota TNI .

Aripin korban kepada awak media ini menerangkan.

“Bertempat dirumah Bu Siti ( Istri Nurhadi ) saya dipertemukan ke Sutris dan Muhtadi ( Alm Purna TNI ) sekira tanggal 7 Januari 2022.
Dalam pertemuan itu Sutris dan Muhtadi ( Alm ) meminta uang sebesar 250 juta sebagai biaya pengurusan administrasi  bisa masuk menjadi calon TNI.

“Esok harinya Aripin korban bersama istrinya membawa uang ditempat awal ketemuan dirumah Nurhadi”, ucapnya .

Lama ditunggu kabar belum ada kelanjutan anaknya di ikut sertakan tes perekrutan TNI sampai akhir tes kelulusan juga belum ada kabar dari Sutris Cs. “pikiran saya waktu itu marah pak sempat saya telpon Sutris Cs namun dijawabnya dengan nada meyakinkan ,jangan kwatir pak … anak bapak pasti diterima karena saya melalui perwira bintang 2  ,coba besok anak nya suruh datang ke Juanda biar besok saya ajak ketemuan perwira tersebut” ,pungkasnya .

Pagi harinya anak korban datang pagi ke Juanda namun hanya disuruh nunggu ditempat asing sampai sore gak ada kabar ,akhirnya pulang tanpa membawa hasil.

Merasa dipermainkan dengan ulah Sutris Cs dan selalu dibohongi untuk dikembalikan uang korban yang tidak ada kepastian ,akhirnya Aripin ayah korban melaporkannya ke Polresta Sidoarjo bersama LBH Pinkan Excellolita  FM.SH dan didampingi awak media melaporkan Sutrisno Cs .(10/08/26).
Dalam Pers releasenya Pinkan Excellolita FM.S.H akan terus mengawal kasus tersebut agar oknum tersebut bisa menjadikan efek jera.(Man)

Ikuti Saluran Media Panjinusantara di aplikasi WhatsApp, Instagram, Tiktok, Facebook, Channel Youtube ( Silahkan klik tulisan nama aplikasi )

Pos terkait