Pemdes Sukorejo Tuntaskan Rabat Jalan, Permudah Akses Warga dan Pertanian di Dusun Soko

Pemdes Sukorejo Tuntaskan Rabat Jalan, Permudah Akses Warga dan Pertanian di Dusun Soko
Foto: Pemerintah Desa Sukorejo, Kecamatan Bonsari, Kabupaten Madiun, melakukan peningkatan infrastruktur berupa pembangunan rabat jalan yang berlokasi di Dusun Soko RT 10.

MADIUN – Guna meningkatkan aksesibilitas warga, Pemerintah Desa Sukorejo, Kecamatan Bonsari, Kabupaten Madiun, melakukan peningkatan infrastruktur berupa pembangunan rabat jalan.

Proyek tersebut berlokasi di Dusun Soko RT 10, dengan posisi yang strategis karena berada tidak jauh dari kantor desa, lingkungan sekolah, kawasan permukiman, serta area persawahan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Sukorejo, Yoyon Mahmudi, S.Sos, menyampaikan bahwa pembangunan rabat jalan tersebut menggunakan anggaran dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Tahun Anggaran 2025 dengan total anggaran sebesar Rp120 juta.

Lokasi rabat jalan berada di dusun Soko RT 10, dengan panjang 262 meter, dan lebar 3 meter, untuk ketebalan 0,12 meter. Nilai anggaran sebesar 120 juta yang bersumber dari BKK 2025,” jelas Yoyon mahmudi selaku pemdes setempat, kamis (09/04/2026).

Ia menambahkan, proses pengerjaan rabat jalan tersebut diperkirakan berlangsung selama kurang lebih 15 hari. Pelaksanaan proyek dilakukan oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) setempat sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat desa.

Pelaksanaannya kemarin dikerjakan oleh TPK setempat, ini sebagai wujud pemberdayaan masyarakat”, ujar Yoyon Mahmudi, S.sos.

Pemerintah desa berharap pembangunan infrastruktur ini dapat memberikan dampak positif, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, khususnya dalam mendukung kelancaran aktivitas ekonomi warga.

Akses jalan yang lebih baik dinilai akan mempermudah mobilitas, terutama bagi para petani dalam menjalankan kegiatan pertanian mulai dari proses perawatan hingga distribusi hasil panen.

Semoga ke depan nanti, mobilisasi warga juga bisa lebih lancar, khususnya akses para petani. Baik itu saat pra panen, perawatan maupun pasca panen,” pungkasnya.

Pembangunan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik secara bertahap, dengan tetap mengedepankan transparansi dan partisipasi masyarakat.(Gus)

Ikuti Saluran Media Panjinusantara di aplikasi WhatsApp, Instagram, Facebook, Channel Youtube (Silahkan klik tulisan nama aplikasi)

Pos terkait