Berakhir Ricuh: Para Penonton Tak Terima Konser Bring Me The Horizon (BMTH) Diberhentikan

Jakarta, Panjinusantara.com – Konser Bring Me The Horizon (BMTH) hari pertama di Jakarta berakhir dengan ricuh. Pasalnya, setelah Oliver Sykes CS membawakan lagu ke enam, Ravel selaku pihak promotor memberhentikan konser.

Ravel menyebut konser tidak dapat dilanjutkan lantaran adanya kendala teknis. Sontak saja hal tersebut memicu amarah para penonton yang tengah asik menikmati panggung Bring Me The Horizon (BMTH) di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta.

Bacaan Lainnya

Para penonton yang tak terima konser dibubarkan di tengah jalan pun langsung meluapkan kekecewaan dan amarah mereka. Banyak dari mereka yang langsung naik ke atas panggung, untuk melakukan protes atas pemberhentian konser tersebut. Hal itu dikutip dari postingan Instagram @mncupdate.

Kericuhan yang terjadi saat konser BMTH dihentikan, diunggahan / postingan Instagram @mncupdate

Tentu saja aksi anarkis tak terelakkan, lantaran suasana panas yang penuh emosi dari para penggemar band asal Inggris itu. Drum milik Mat Nicholls, yang masih berada di atas panggung pun tak luput dari serbuan penonton.

Selain itu banyak yang khawatir amukan penonton akan merusak aset drummer Bring Me The Horizon itu. Namun ternyata Mat Nicholls mengabarkan, drumnya dalam kondisi baik-baik saja. Hal tersebut diungkapkan Mat Nicholls melalui unggahan di Instagram Storiesnya.

“My drums are ok,” tulis Mat Nicholls dalam unggahan Instagram Storiesnya.

Akibat kejadian ricuh di konser hari pertama, Ravel Entertainment secara resmi menyebut Bring Me The Horizon batal tampil di hari kedua.

Ravel pun mengatakan, pihaknya akan bertanggung jawab atas ketidaknyamanan penonton akan pembatalan konser tersebut dengan memberikan refund tiket.

“Sebagai bentuk pertanggung jawaban, Ravel Entertainment akan memberikan refund secara proporsional untuk hari pertama dan juga full refund untuk hari kedua. Detail mekanisme refund akan kami infokan di sosial media resmi Ravel Entertainment. Terimakasih,” ujar Ravel Entertainment dikutip InsertLive, Sabtu (11/11).

Sementara itu, Oliver Sykes, selaku vokalis Bring Me The Horizon pun menceritakan alasan konsernya dibatalkan di tengah jalan. Oliver menyebut, keselamatan dari pihaknya dan penonton menjadi alasan utama dari dibatalkannya konser tersebut.

Pasalnya, Oliver menyebut keadaan panggung malam itu sangat tidak memungkinkan untuk tetap dipaksakan terus berlangsung.

“Saat tampil semalam, kami meninggalkan panggung setelah salah satu lagu karena kekhawatiran dari kru kami dan beberapa kru lokal terhadap panggung dan venue yang secara struktur tidak aman,” ucapnya.

“(Panggung) itu sangat bergetar, sehingga monitor video dan speaker dan semuanya goyang-goyang pada tingkat yang sangat mengkhawatirkan,” ungkap Oliver Sykes dalam Instagram Stories Bring Me The Horizon.

“Ada kekhawatiran serius bahwa sesuatu bisa terjadi pada bangunan itu, bisa jatuh, melukai orang, atau lebih buruk lagi. Kami tidak punya pilihan selain menghentikan konser. Sayangnya, karena situasi itu, kami juga tidak bisa bermain malam ini,” lanjutnya.**

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *