Surabaya – Ketua DPRD Jawa Timur, Musyafak Rouf, meminta agar awak media bertanya kepada Gubernur Jatim soal anggota DPRD Jatim yang pergi ke Luar Negeri menggunakan APBD tahun 2025.
Alasannya, Politisi PKB asal Tenggilis Surabaya ini mengklaim bahwa dirinya tidak tahu menahu mengenai persoalan ini, semua perizinan anggota DPRD Jatim yang pergi ke Luar Negeri salah satunya dari Gubernur Jatim.
“Jangan sampai saya itu diadu dengan anggota, nah ini sampean ngadu dengan anggota, yo saya akan meneng (diam) seribu bahasa. Tapi kalau sampean ingin duduk persoalannya, kami tidak tahu menahu terhadap perjalanan dinas ini, tanya kepada yang mengusulkan atau yang merestui atau yang mengajukan izin ke Mendagri. Siapa? Ya Gubernur,” kata Musyafak diruang kerjanya, Kamis, (23/05/2025).
Saat dikonfirmasi usai rapat paripurna di Gedung DPRD Jawa Timur, Gubernur Khofifah Indar Parawansa memilih bungkam dan enggan memberikan keterangan kepada awak media, Selasa (27/5/2025).
Untuk diketahui, sejumlah anggota Komisi A DPRD Jatim diduga kuat melanggar Instruksi Presiden (Inpres) yang dikeluarkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Mereka diketahui melakukan perjalanan dinas ke Finlandia (Eropa) dengan tujuan mempelajari pemanfaatan teknologi informasi berbasis Artificial Intelligence (AI) di Aalto University.(Tim)
Ikuti Saluran Media Panjinusantara di aplikasi WhatsApp, Instagram, Facebook, Channel Youtube (Silahkan klik tulisan nama aplikasi)






